Cara Sablon Kaos dengan Sistem Manual

posted on 11 Sep 2015 21:31 by infobisnisok
Dalam dunia cetak saring ataupun printing ada sejumlah tahapan yang harus dilalui dari aktifitas pra cetak, peranti sampai finishing. Sehabis mengenal cara berlatih membuat desain kaos distro, rasanya butuh mengetahui proses tips cetak sablon kaos.

Kualitas bahan benar menentukan kualitas akhir dari hasil penerapan. Contoh, bahan katun combed memiliki gramasi yang beragam, sejak 20S, 24S dan 30S. Semakin buntal gramasinya maka kain semakin ringan dan tipis. Di teritori kami menggunakan cotton combed 20s & 30s.

Ada kaum teknik dalam sablon kaos murah, yaitu sistem manual dan internet digital printing.

Teknik pola kaos manual, dimana proses dilakukan beserta proses cetak pedoman menggunakan screen dan rakel.



Berikut yaitu tahapan bagaimana memahirkan cara menyablon kaos distro atau patron kaos manual.

1. Setting Desain Kaos

Siapkan desain kaos yang akan dalam sablon sebelum dicetak sablon, kemudian edit desain kaos sebagai film sablon / klise film cap yang siap dicetak sablon berdasarkan corak masing-masing, dalam hal ini desain kaos harus di proses melalui pecah ragam atau separasi rona tergantung desain kaosnya bisa berupa patron vektor atau bercorak sablon raster, kamu bisa membuat terbagi warna menggunakan agenda coreldraw atau photoshop.

2. Tahap pra-afdruk

Tahapan ini meliputi pembersihan dan rangka screen. Siapkan radas sablon yang dibutuhkan seperti sabun colek, air, kain spon. cuci screen cap menggunakan air serta sabun kemudian pada lap dengan memakai kain spon. sehabis bersih, screen pantas dikeringkan dengan menjemurnya di sinar matahari, hal ini perlu karena sebelum dalam afdruk screen mesti benar-benar bersih dan kering.

3. Taraf afdruk

Tahap ini meliputi pemberian obat, pembakaran screen, & pencucian obat saat screen. Siapkan perabot antara lain screen, obat afduk, kipas angin/hairdryer, alat perata screen/penggaris, campur obat afdruk cairan berma dan putih lalu masukan sedikit per sedikit pada screen dan ratakan setipis-tipisnya, kemudian screen dikeringkan dengan menggunakan kipas angin atau hairdryer. Proses pengeringan itu screen tidak piawai terkena sinar matahari secara langsung, guna itu dianjurkan pengeringan di ruang tertutup/gelap.

4. Tahap pembakaran screen.

Proses berikutnya siapkan materi sebagaimana kaca, desain kaos yg telah diedit, screen, busa screen, papan. Ambil Rumah, taruh busa di atas papan dulu ambil screen yang sudah kita siapkan lalu taruh screen lalu letakkan gambar yang telah diedit dan tempel diatas screen, sebelum desain kaos tersebut ditempel di screen terlebih dahulu olesi dengan minyak goreng, hal ini dijalani agar kertas pada gambar akan terobos sinar. setelah ini taruh kaca lebih dari screen.

Kemudian sinari screen dengan cahaya matahari. didalam penyinaran waktu yang dibutuhkan antara 15 sampai 20 detik (tergantung panas dan tidaknya terik matahari) olehkarena itu jika terlalu lelet dalam penyinaran, pemfilm-an screen akan hancur atau sulit guna ditembus. setelah screen kita sinari, oleh karena itu screen tersebut harus dicuci untuk melenyapkan bekas obat. Di dalam pencucian membutuhkan perlengkapan penyemprot, biasanya menggunakan semprotan untuk mengelap burung, alat berikut digunakan untuk menggagas desain atau ilustrasi yang terdapat pada screen.

5. Taraf penyablonan

Pada tahap ini, alat-alat secara dibutuhkan antara lain: screen (yang sangka difilm), cat, meja sablon (jika diperlukan, rake l(alat penggesut), bahan (kaos). Singsing screen dan sesudah itu taruh kain yang akan disablon diatas meja, tuang cat pada screen secukupnya kemudian gesut menggunakan rakel. dipastikan jadilah hasil sablonan.

Comment

Comment:

Tweet